RAJAM Aksi Tolak Omnibus Law, “Aksi ini Hanya Pemanasan”

Mahasiswa, buruh, tani, nelayan dan masyarakat miskin kota bersatu untuk memperjuangkan haknya.

Menolak dengan tegas RUU Omnibus Law yang berpihak kepada penguasa dan pengusaha bukan pada rakyatnya.

Investor kian dimanjakan, kesejahteraan buruh lantas diabaikan.

Gerakan RAJAM (Rakyat Jawa Tengah Melawan) menyuarakan aspirasi lewat aksi #tolakomnibuslaw.

Turun ke jalan wujud kepedulian dan cinta kepada Negeri.

Mengingatkan kepada pemerintah dan wakil rakyat agar tidak tidur terlelap.

Bahwa ada rintihan dan tangisan oleh segenap rakyat, untuk mendapatkan jaminan kesejahteraan hingga benar menjadi kenyataan.

Ruang demokrasi nampak dikebiri, siapa yang bersuara lantang hendak direpresi.

Apakah suara rakyat tak pernah didengar lagi ?

Doa dan perjuangan akan selalu ada untuk kebenaran.

Perlawanan akan terus dilangsungkan karena adanya penindasan dan ketidakadilan.

Teringat sebuah bait penggalan puisi “Peringatan” karya Wiji Thukul.

.

Apabila usul ditolak tanpa ditimbang

Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan

Dituduh subversif dan mengganggu keamanan

Maka hanya ada satu kata: LAWAN!.

.

.

Panjang umur perlawanan

Mahasiswa Menolak Diam

.

#rajam #tolakomnibuslaw #reformasidikorupsi

.

Editd by : Yunus

Ikuti Kami di Media Sosial: